PERAYAAN 65 THN SLB-A MEDAN, 50 THN SLB-B MEDAN DAN 30 THN YAYASAN KARYA MURNI RUTENG”MISSION IMPOSSIBLE”


Menurut sejarah SLB. A Karya Murni lahir dan berkembang di inspirasikan kisah seorang gadis yang buta total bernama Martha Ponikem berusia 13 tahun, dibawa oleh Jan Cobussen serdadu belanda ke Susteran Santu Yosef Daendlesstraat ( Jl. Hayam Wuruk No. 3) Medan dan diterima oleh Sr. Ildefonsa van de Watering pada tahun 1950.
Sedangkan SLB – B Karya Murni, lahir atas kehadiran dua orang anak yang bisu-tuli. Orangtua (ayah) anak itu sudah lama dan pusing mencari sekolah yang dapat mengajari anaknya namun tak kunjung dapat. Akhirnya Bapak anak itu menemui Sr. Melchiada Blom di Jl. Hayam Wuruk 3 Medan pada tahun 1963, dan meminta dengan sangat agar suster-suster yang mendidik dan mengajari anaknya.
Sr. Melchiada Blom mencari tahu sekolah yang bisa mengajari anak bisu-tuli dan suster itu menemukannya di Jl. Mangli – Wonosobo Jawa Tengah. Dua orang suster ( Sr. Marietta Purba dan Sr, Fransiska Tampubolon) diutus belajar metode pengajaran untuk anak bisu-tuli. SLB – B Karya Murni dibuka pada tahun 1965
Pada tahun 1985 yayasan karya murni akhirnya melebarkan sayap di bumi manggarai NTT. sehingga banyak anak bisa diberdayakan sesuai dengan kemungkinan yang ada dalam diri mereka.banyak tanatangan yang dihadapi namun berkat Uluran tangan Tuhan semuanya dapat berjalan dengan baik karena banyak yang Tuhan utus menjadi pemerhati karya pelayanan kami ini.
Karya ini merupakan karya “Mission Imposible” dari Suster- suster
Kongregasi Santo Yosef

Jadi patut kita beri apreasi kepada Yayasan Karya Murni dan Kongregasi
Suster St. Yosef yang telah membuka sekolah untuk Anak Berkebutuhan
Khusus ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s